Perusahaan yang Berkembang

PT BII telah berkembang dari perusahaan penyewaan alat berat di proyek-proyek konstruksi, penyiapan lahan kelapa sawit, hutan tanaman industri, pertambangan dan minyak menjadi sebuah perusahaan kontraktor pertambangan yang berkomitmen untuk mendukung keberhasilan serta kepuasan pelanggan. More »

Mengutamakan Kepuasan Klien

Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan serta penyewaan alat berat, PT.BII memiliki beberapa produk layanan sebagai bisnis inti perusahaan More »

Proses Kegiatan

Foto-foto kegiatan pertambangan yang dilakukan dibeberapa site yang telah dikerjakan oleh PT.BII More »

Visi & Misi

Selalu berusaha memberikan solusi terbaik bagi semua pihak, menyediakan sumber daya manusia yang kompeten, kreatif dan profesional. More »

Berpengalaman

Seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya customer yang mempercayakan servicenya kepada kami membuat kami semakin bangga melayani anda, berikut daftar sebagian customer yang telah menggunakan layanan kami More »

 

Selamat Datang di Website PT.Bukit Intan Indoperkasa

BII

Selamat Datang di Website PT.BUKIT INTAN INDOPERKASA,

Kami merupakan perusahaan yang bergerak dalam jasa kontraktor pertambangan serta penyewaan alat berat untuk keperluan tambang. Kami senantiasa mengedepankan kinerja yang berkualitas, SDM maupun kualitas alat berat yang  prima dan memberikan layanan yang  profesional yang  bernilai tambah bagi pelanggan,  berkomitmen untuk  pemberdayaan pengembangan masyarakat sekitar,  selalu melaksanakan standar operasi keselamatan  kerja dan kesehatan kerja dan ramah lingkungan.

Royalti Batubara Direncanakan Naik 10%-13,5% di 2014

wordpress

Liputan6.com, Jakarta : Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana menerapkan peningkatan royalti pada batubara, yang mulai berlaku pada Januari 2014.

Staf Khusus Menteri ESDM Thabrani Alwi mengatakan, rencana tersebut bertujuan agar pemanfaatan batubara
terkendali dengan baik.

Undang-undang (UU) No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara menyebutkan, tambang mineral harus diolah di dalam negeri mulai Januari 2014.

“Setelah mineral, pemerintah kaji batubara,” kata Thabrani di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Pelabuhan khusus batubara terbesar di Kalimantan dan Sumatera

wordpress

Pemerintah melalui Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral dan Kementerian Perhubungan akan menjadikan 14 pelabuhan menjadi dermaga utama yang melayani ekspor batu bara. Hal itu dilakukan guna mencegah pengiriman batu bara illegal ke pasar luar negeri yang tentu saja merugikan negara,

“Tahun depan Insya Allah kita akan bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan untuk memperbaiki 14 pelabuhan yang akan kami jadikan pelabuhan utama untuk mengekspor batu bara,” ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, R. Sukhyar seperti dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM, Kamis (5/6/2014).
Adapun 14 pelabuhan yang akan disulap menjadi pelabuhan khusus batu bara tersebar di Kalimantan dan Sumatra. Untuk Kalimantan, pelabuhan batu bara itu akan dipusatkan di BalikpapanBay, Adang Bay, Berau dan Maliy, Tobaneo, Pulau Laut, Sungai Danau dan Batu Licin. Sedang di Sumatra yaitu, di Aceh, Padang Bay, Riau Bay, Jambi Bay, Bengkulu Port, Tanjung Api-Api dan Tarahan.

Konsumsi Batu Bara PLN Meningkat 15%

coal-train330_22

Jakarta, EnergiToday — Sepanjang semester pertama tahun 2013 ini, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan realisasi konsumsi batu bara naik 15% bila dibandingkan pada tahun 2012 di periode yang sama.

Menurut Kepala Divisi Batubara PLN, Helmi Najamudin, konsumsi batu bara semester ini sekitar 20 juta ton. Sedangkan pada semester pertama 2012 mencapai angka 18 juta ton.

“Peningkatan konsumsi ini karena ada penambahan pembangkit baru yang beroperasi,” katanya seperti yang dilansir dari harian Investor Daily, Jakarta, Kamis (25/7).

Helmi menjelaskan, PLTU yang baru beroperasi diantaranya yakni PLTU Nagan Raya dengan kapasitas 115 megawatt (MW) dan PLTU Teluk Sirih dengan kapasitas 112 MW.